iseng2… liat di facebook paskah deface massal pada hari kemerdekaan malaysia… dan kebetulan koneksi internet di tempat saya belom terbayar buat bulan ini.. jadi jarang OL
buat temen2 yang nungguin OL harap ditahan… kwkwkwk… kek artis aja 
ini nich… ada yang ganjel… paska saya deface lebih 100 web tersebut…
disitu… ada tulisan… dalam tanda kutip… saya kasih tanda kutip
biar agak longgar bahasannya
R*y S*ry* menyayangkan para peretas Indonesia melakukan perusakan di sekitar 116 situs-situs Malaysia. Pasalnya, dari ratusan situs yang dirusak tidak ada hubungannya dengan konflik antara Indonesia dan Malaysia yang sekarang terjadi.
menurut saya… sebenernya aksi yang saya lakukan bukan karena konflik sa’at ini… dan perlu saya garis bawahi… melainkan “hanya” sedikit gencatan senjata dalam dunia maya antara “hacker” malingsial dan “hacker” Indonesia
HANYA SAJA… waktunya saja bersama’an dengan kemerdekaan malingsial serta adanya beberapa claim dari negara maling…
pemicunya?
kami (serverisdown) sudah diam untuk tidak menyerang maling… akan tetapi… sebelum aksi ini saya lakukan… si maling HMGAYsecurity memulai menabuh genderang perang dengan mendeface beberapa website serta mem-BACOT kesombongan mereka…
HMGAYsecurity
HMGAYsecurity njancuki
ok back to topic masalah link sebelumnya…
perlu saya tanda kutip lagi pada tulisan yang ada di link tersebut…
Pakar telematika ini juga menyayangkan adanya tokoh yang mendukung dengan aksi di dunia maya ini. “Itu nasionalisme yang salah. Karena situs yang dibobol asal situs Malaysia atau yang menggunakan dot my.”
akan saya jabarkan disini… yang disebut tokoh itu siapa?? pemerintah?? rakyat sipil?? atau perangkat negara??
terus terang… aksi itu saya lakukan bukan karena adanya tokoh yang “mendukung, yang membiayai, yang memberi saya makan” aksi ini saya lakukan semata2 untuk membungkan kesombongan HMGAYsecurity… 10 deface akan kami dibalas lebih dari yang mereka deface…
pembobolan atas situs malingsial?? HMGAYsecurity itu asalnya malingsial… kalo kita deface negara lain itu namanya salah tembak… betul tidak…!!
ok lanjut…
Dengan aksi provokasi ini, lanjut Roy, justru citra Indonesia akan rusak di mata dunia. “Orang-orang di luar negeri yang simpati dengan kita kemudian jadi berbalik. Karena mereka anggap hacker Indonesia juga merusak.”
orang luar negeri simpati dalam hal apa? hackernya? budayanya? apa apanya??
kalo hackernya?? katanya beliau sendiri anti hacker?!?! mengecam tindakan hacker… gimana negara lain mo simpati… sedangkan orang dalam negri sendiri seperti beliau tidak bersimpati….
apakah tindakan saya ini merusak?? tentu tidak… saya hanya menambahkan file… tidak mendelete, tidak meng-edit salah satu file…
Serangan yang terjadi 31 Agustus 2009, itu menurut sejumlah hacker, adalah serangan untuk memberi pelajaran kepada Malaysia di hari kemerdekaannya.
bukan hanya memberikan pelajaran… tapi juga memperingatkan… wilayah kesatuan RI beserta isinya adalah harga mati bagi SETIAP WARGA YANG BERADA DIDALAMANYA!
Roy justru mengkhawatirkan akan ada yang “mengail di air keruh” dengan memanfaatkan konflik di dunia maya ini. Menurut Roy, ciri hacker Malaysia tidak mau membalas dengan adanya aksi ini. “Ini pernah terjadi saat kasus blok Ambalat, ternyata hacker kita sendiri yang memprovokasi memberi balasan ke situs-situs dalam negeri.”
karena kami orang Indonesia bukan orang malingsial! kalau hacker kita sendiri yang memberi balasan situs dalam negeri… kami tidak tahu akan hal itu… apakah beliau orang yang berada didalamnya?… sampai2 beliau tau akan hal tersebut?
untuk Indonesia hanya ini yang bisa kami perbuat untuk sa’at ini…
aksi ini juga terhitung elegan… deface dibalas deface… aksi dunia maya diba;as dunia maya.. bener gak 
“TUNDUK TERTINDAS ATAU BANGKIT MELAWAN… KARENA DIAM ADALAH PENGHINATAN! JIWA KAMI 1 JIWA INDONESIA!”
ganyang boneka malingsial